Bupati Pemalang Diperiksa KPK

Rahman - Rabu, 29 Juli 2026 15:12 WIB
Bupati Pemalang Diperiksa KPK
Istimewa
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro
bulat.co.id- Jakarta | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membawa Bupati Pemalang Anom Widiyantoro untuk menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, setelah diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Selasa (28/7) malam.

Selain Anom, empat orang lainnya turut diamankan di Jakarta. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan seluruhnya telah dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk diperiksa.

"Salah satu orang yang diamankan di Jakarta adalah Bupati Pemalang yang kemudian tadi malam sudah tiba di Gedung Merah Putih KPK untuk dilakukan pemeriksaan secara intensif," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Kantornya, Jakarta, Rabu (29/7).

Dalam operasi tersebut, tim penindakan KPK mengamankan total 21 orang dari wilayah Pemalang, Purworejo, dan Jakarta. Dari jumlah tersebut, sebanyak 12 orang dibawa ke kantor KPK guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

"Selain mengamankan 21 orang, tim juga mengamankan barang bukti di antaranya uang tunai sejumlah lebih dari Rp2 miliar, dan tentunya barang bukti-barang bukti lainnya juga diamankan dalam rangkaian peristiwa tangkap tangan ini," ucap Budi.

Penyelidikan yang dilakukan secara tertutup itu diduga berkaitan dengan penerimaan uang oleh bupati dalam proyek serta praktik jual beli jabatan Sekretaris Daerah.

Sepanjang 2026, KPK terus mengintensifkan OTT terhadap kepala daerah yang diduga terlibat tindak pidana korupsi. Hingga kini, tercatat 11 kepala daerah telah diamankan dengan dugaan kasus yang beragam, mulai dari suap, pemerasan, hingga penerimaan gratifikasi.

Deretan kepala daerah yang diproses KPK sepanjang tahun ini meliputi Wali Kota Madiun Maidi, Bupati Pati Sudewo, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari, Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, Bupati Muara Enim Edison, Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby, Bupati Langkat Syah Afandin, Bupati Sukoharjo Etik Suryani, serta Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini.

Penulis
: Redaksi
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru