Seluruh BTS Terdampak Gempa NTT Dipastikan Kembali Beroperasi

Rahman - Sabtu, 22 Agustus 2026 17:20 WIB
Seluruh BTS Terdampak Gempa NTT Dipastikan Kembali Beroperasi
Istimewa
Ilustrasi
bulat.co.id - JAKARTA | Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memastikan seluruh infrastruktur jaringan telekomunikasi yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) telah kembali berfungsi normal.


Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media (Dirjen KPM) Komdigi Fifi Aleyda Yahya menyampaikan, pemulihan jaringan mencakup 812 site base transceiver station (BTS) yang terdampak di sejumlah wilayah NTT.


Sampai per hari ini laporannya terkait dengan konektivitas di wilayah terdampak gempa, itu dari 812 titik atau site BTS, alhamdulillah per hari ini sudah pulih 100 persen yang terdampak di 8 kabupaten di NTT," kata Fifi usai menyerahkan bantuan untuk NTT, di Kantor Badan Penghubung NTT, Jakarta Selatan, Sabtu (22/8/2026).


Fifi menegaskan, berdasarkan laporan terbaru yang diterima Komdigi, seluruh BTS yang berada di kawasan terdampak gempa telah berhasil dipulihkan.


"Dari laporan terakhir, kami bisa memulihkan seluruh BTS yang ada di wilayah terdampak gempa," kata Fifi.


Meski jaringan BTS telah kembali normal, Komdigi tetap menyalurkan dukungan tambahan untuk menjaga konektivitas masyarakat di wilayah terdampak. Sebanyak 20 perangkat komunikasi Starlink diberikan melalui Kantor Badan Penghubung NTT di Tebet, Jakarta Selatan.


"Kalau untuk Starlink, tentu tidak ada salahnya kami memberikan penguatan-penguatan jika masih ada titik-titik yang misalnya terdampak," ujar Fifi.


Sebelumnya, hasil identifikasi Komdigi mencatat sebanyak 812 site BTS terdampak gempa yang tersebar di 11 kabupaten/kota di NTT.


Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid berharap kondisi masyarakat yang terdampak bencana dapat segera pulih sehingga aktivitas sehari-hari kembali berjalan. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menunjukkan kepedulian dengan memberikan bantuan sesuai kemampuan masing-masing.


"Mari kita bersama membantu dengan berbagai cara dan sarana yang kita bisa untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang menjadi korban gempa NTT," kata Meutya dalam keterangan resmi, Rabu (19/8/2026) lalu.


Gempa bumi bermagnitudo 7,7 sebelumnya mengguncang wilayah Flores, NTT, pada Sabtu (15/8/2026) sekitar pukul 04.58.23 WITA. Guncangan tersebut dirasakan di sejumlah daerah, mulai dari Dompu, Sikka, Labuan Bajo, Ende hingga Bau Bau.

Penulis
: Redaksi
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru