Tapsel Borong 3 Penghargaan pada Penutupan PRSU ke-50

Teguh Adi Putra - Senin, 03 Agustus 2026 16:30 WIB
Tapsel Borong 3 Penghargaan pada Penutupan PRSU ke-50
Bupati H Gus Irawan Pasaribu ketika menerima penghargaan pada penutupan PRSU ke-50
bulat.co.id, TAPSEL - Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) memborong 3 penghargaan pada malam penutupan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 Tahun 2026 yang berlangsung di Arena PRSU, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Medan, Minggu (2/8/2026)

Prestasi tersebut menjadi bukti keberhasilan promosi daerah, seni budaya, dan produk unggulan Tapsel selama penyelenggaraan PRSU yang berlangsung sejak 3 Juli hingga 2 Agustus 2026.

3 penghargaan yang diraih Tapsel yakni, Juara Penampilan Terbaik Panggung Budaya pada Pagelaran Malam Kesenian, Juara III Stand/Paviliun Terbaik Pilihan Dewan Juri, serta Juara Stand Terbaik Pilihan Media Sosial.

Pada kategori Penampilan Terbaik Panggung Budaya/ Malam Kesenian Daerah, Tapsel berhasil meraih Juara I dengan nilai 82,625, mengungguli Kabupaten Nias Selatan yang memperoleh nilai 82,375 dan Samosir dengan nilai 82,225.

Sedangkan pada kategori Stand/Paviliun Terbaik Pilihan Dewan Juri, Tapsel meraih Juara III dengan skor 84, di bawah Kabupaten Batubara sebagai Juara II dengan skor 85, sedangkan Juara I diraih Kabupaten Deli Serdang dengan skor 92.

Paviliun Kabupaten Tapsel juga dinobatkan sebagai Stand Terbaik Pilihan Media Sosial setelah memperoleh dukungan masyarakat sebanyak 11.400 tanda suka (likes) selama penyelenggaraan PRSU ke-50.

Usai menerima penghargaan, Bupati Tapsel, H Gus Irawan Pasaribu yang didampingi Wakil Bupati, H Jafar Syahbuddin Ritonga dan Sekda H Sofyan Adil Siregar, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut, keberhasilan itu merupakan hasil kerja keras seluruh tim yang terlibat, terutama TP PKK, Dekranasda, serta OPD.

"Penghargaan ini bukan hasil kerja satu atau dua orang. Ini merupakan buah dari kesungguhan seluruh pihak yang terlibat. Saya melihat sendiri bagaimana TP PKK, Dekranasda, dan OPD bekerja dengan penuh semangat untuk menampilkan yang terbaik bagi Tapsel," tuturnya.

Diungkapkannya bahwa budaya kerja yang diterapkannya di lingkungan Pemkab Tapsel adalah serius, fokus, dan terukur. Untuk setiap program strategis, pemerintah membentuk task force agar target yang telah ditetapkan dapat dicapai secara optimal. Salah satunya Monitoring Center for Prevention (MCP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dimana, saat awal menjabat, Tapsel masih berada di zona merah dan menempati peringkat 27 dari 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara. Namun, berkat kerja keras seluruh jajaran, kini Tapsel berhasil melonjak ke zona hijau.

Menurutnya, keikutsertaan dalam PRSU harus mampu membuka peluang business matching, memperluas pasar produk unggulan, menarik investasi, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia mencontohkan produk tenun khas Tapsel yang selama penyelenggaraan PRSU mendapat respons sangat positif dari pengunjung hingga stok yang dipamerkan cepat habis.

Sementara Wagubsu, H Surya secara resmi menutup PRSU ke-50 Tahun 2026 yang mengusung tema "Harmoni Emas". Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa PRSU bukan sekadar agenda tahunan, tetapi menjadi wadah kolaborasi pemerintah, dunia usaha, UMKM, pelaku seni, dan masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, investasi, pariwisata, serta pelestarian budaya di Sumut.

Direktur Utama PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara (PPSU) sekaligus Ketua Panitia PRSU, Ferry Indra, melaporkan bahwa selama 31 hari penyelenggaraan, PRSU ke-50 diikuti 33 paviliun kabupaten/kota, satu paviliun negara sahabat Pulau Pinang, Malaysia, serta puluhan peserta pameran dari OPD, perguruan tinggi, dan UMKM. PRSU juga mencatat 161.309 pengunjung dengan nilai transaksi ekonomi mencapai Rp50,7 miliar, menunjukkan besarnya kontribusi kegiatan tersebut terhadap perekonomian Sumut.

Penulis
: Suhut Gultom
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru