bulat.co.id -
KOTA LANGSA | Pemerintah Kota
Langsa akan mulai menyalurkan Bantuan Jatah Hidup (Jadup) Tahap II kepada masyarakat terdampak bencana mulai Sabtu, 20 Juni 2026. Selain Jadup, bantuan Stimulan Ekonomi dan Isi Hunian juga akan diberikan kepada warga yang telah ditetapkan sebagai penerima berdasarkan hasil verifikasi.
Wali Kota
Langsa, Jeffry Sentana S. Putra, SE, Kamis (18/6/2026), mengatakan bahwa program bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari koordinasi yang dilakukan pemerintah daerah bersama pemerintah pusat guna mempercepat pemulihan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat pascabencana.
Ia menjelaskan, sebelumnya Pemko
Langsa mengajukan sebanyak 42.653 kepala keluarga sebagai calon penerima bantuan. Setelah melalui proses verifikasi dan validasi yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) mewakili pemerintah pusat, sebanyak 31.772 kepala keluarga atau 89.232 jiwa dinyatakan memenuhi kriteria sebagai penerima bantuan tahap kedua.
Menurut Jeffry, proses penyaluran bantuan akan berlangsung mulai 20 Juni hingga 10 Juli 2026.
Untuk bantuan Jadup, setiap penerima memperoleh Rp1.350.000 per jiwa dengan total anggaran yang disiapkan mencapai Rp120.463.200.000. Sementara bantuan Stimulan Ekonomi diberikan sebesar Rp5.000.000 per kepala keluarga dengan total anggaran Rp158.860.000.000. Adapun bantuan Isi Hunian disalurkan sebesar Rp3.000.000 per kepala keluarga dengan total anggaran Rp95.316.000.000.
Jeffry menuturkan, perangkat gampong akan mulai membagikan undangan resmi kepada masyarakat pada Jumat (19/6/2026). Warga yang telah menerima undangan diminta hadir sesuai jadwal yang telah ditetapkan agar proses penyaluran dapat berjalan tertib dan lancar.
Ia mengimbau masyarakat yang telah memperoleh jadwal pengambilan bantuan untuk mengikuti seluruh ketentuan yang berlaku selama proses penyaluran.
Bagi warga yang belum menerima undangan atau belum tercantum dalam daftar penerima bantuan tahap II, Jeffry meminta agar tidak khawatir. Pemerintah Kota
Langsa akan kembali mengusulkan nama-nama tersebut kepada pemerintah pusat untuk dimasukkan dalam bantuan tahap III.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen memperjuangkan seluruh warga yang memenuhi syarat agar dapat memperoleh bantuan pada tahap selanjutnya.
Selain itu, Jeffry mengingatkan masyarakat agar menggunakan bantuan yang diterima secara tepat dan bermanfaat bagi kebutuhan keluarga. Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan untuk hal-hal yang produktif dan memiliki nilai guna jangka panjang, bukan untuk kebutuhan konsumtif yang kurang bermanfaat.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota
Langsa juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, beserta jajaran pemerintah pusat atas dukungan dan perhatian yang diberikan dalam percepatan penanganan masyarakat terdampak bencana di Kota
Langsa.
Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada Menteri Dalam Negeri sekaligus Kasatgas PRR, Tito Karnavian, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Plt Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Masrani Mansur, Kapolres
Langsa AKBP Mughi Prasetyo Habrianto, Kajari
Langsa Adityo Gunawan, Ketua DPRK
Langsa Melvitasari, Sekda Kota
Langsa Suhartini, Kepala Pelaksana BPBD Kota
Langsa Muhammad Yusuf Akbar, serta Plt Kepala Dinas Sosial Kota
Langsa Sopian atas sinergi yang telah terjalin selama proses penyaluran bantuan.
Menutup keterangannya, Jeffry mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama bangkit dan melanjutkan pembangunan daerah setelah bencana.
"Mari masyarakat Kota
Langsa semua, bangkit dari keterpurukan yang lalu pascabencana menuju
Langsa Juara," pungkasnya.