bulat.co.id- LANGSA | Bagi sebagian orang, pengibaran bendera Merah Putih pada 17 Agustus mungkin hanya berlangsung dalam hitungan menit. Namun bagi 22 pelajar di Kota Langsa, momen tersebut telah dipersiapkan melalui latihan selama hampir sebulan.
Mereka adalah anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (
Paskibraka) Kota Langsa yang akan menjalankan tugas pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026.
Sebanyak 17 laki-laki dan lima perempuan terpilih untuk menjadi bagian dari pasukan tersebut. Sejak 15 Juli, mereka menjalani pembinaan intensif yang dijadwalkan berlangsung hingga 15 Agustus 2026.
Hari-hari mereka diisi dengan latihan fisik, baris-berbaris, kedisiplinan hingga pembentukan karakter. Setiap gerakan harus dilakukan dengan presisi, sementara kondisi fisik dan mental terus dipersiapkan agar tetap prima ketika hari pelaksanaan tiba.
Bagi para peserta, proses tersebut bukan sekadar rutinitas latihan. Ada kebanggaan karena dipercaya menjadi bagian dari pasukan yang akan mengibarkan Sang Merah Putih di hadapan masyarakat Kota Langsa.
Salah satunya Al Ansyari Putra, siswa SMAN 3 Langsa. Ia mengaku bangga setelah terpilih menjadi anggota
Paskibraka Kota Langsa tahun ini.

Kesempatan tersebut menjadi pengalaman yang ingin dijalani bersama rekan-rekannya dengan sebaik mungkin. Al Ansyari pun percaya diri menghadapi tugas yang menanti pada 17 Agustus mendatang.
"Saya yakin dengan teman-teman dan pelatih saya yang telah memberikan materi, saya yakin 100 persen kami bisa melakukan yang terbaik pada saat tanggal 17 Agustus 2026 nanti," jelas Al Ansyari.
Keyakinan itu dibangun dari latihan yang mereka jalani setiap hari. Kekompakan antaranggota menjadi bagian penting karena tugas pengibaran tidak dilakukan seorang diri. Setiap langkah dan gerakan harus berjalan dalam satu ritme.
Di tengah proses tersebut, dukungan pemerintah daerah turut diberikan untuk memastikan para peserta dapat menjalani pembinaan dengan baik.
Plt. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Langsa, Bobby Edwin, ST, mengatakan progres latihan
Paskibraka saat ini telah mencapai sekitar 70 persen. Pemerintah Kota Langsa juga terus memenuhi berbagai kebutuhan peserta selama masa pembinaan.

"
Paskibraka kota langsa hari ini sudah mencapai progres 70 persen dari tingkat latihan yang dilaksanakan kurang lebih hampir satu bulan sejak tanggal 15 juli 2026, dan kita harapkan pada saat pengibaran 17 Agustus pasukan paskibraka sukses," ungkap Bobby, Kamis (6/8).
Dukungan tersebut diberikan dalam berbagai bentuk, mulai dari penyediaan atribut dan seragam, konsumsi hingga vitamin untuk menjaga kondisi fisik peserta selama mengikuti latihan.
Menurut Bobby, seluruh anggota
Paskibraka juga akan menjalani karantina selama dua hari menjelang pelaksanaan tugas pengibaran bendera.
Bagi 22 pelajar tersebut, karantina akan menjadi salah satu tahapan terakhir sebelum mereka benar-benar berdiri dalam formasi pengibaran.
Setelah berminggu-minggu berlatih, mereka akan menghadapi momen yang selama ini dipersiapkan: ketika barisan terbentuk, aba-aba diberikan, dan Merah Putih mulai bergerak perlahan menuju puncak tiang.
Saat itulah 22 pelajar Langsa tersebut tidak lagi sekadar menjadi siswa yang mengikuti latihan.
Mereka akan menjadi bagian dari sebuah momen yang hanya berlangsung beberapa menit, tetapi telah mereka persiapkan selama berhari-hari dengan latihan, kedisiplinan, kekompakan, dan dukungan dari berbagai pihak.
Bagi mereka, 17 Agustus bukan sekadar tanggal di kalender. Melainkan hari ketika mimpi mereka untuk mengibarkan Merah Putih di langit Langsa akhirnya mendapat kesempatan untuk diwujudkan.