bulat.co.id -BINJAI | Sebanyak 6000 meteran milik PDAM Tirtasari
Binjai mengalami kerusakan. Akibatnya, perusahaan plat merah itu merugi sebesar
Rp4 miliar per tahun.
Berdasarkan pengakuan Plt Dirut PDAM Tirtasari
Binjai, Ashari ST, untuk memulihkan 6000 meteran tersebut dibutuhkan anggaran
mencapai Rp2,4 miliar. Anggaran tersebut diperuntukan untuk membeli atau
pengadaan meteran baru.
Baca Juga : Berbekal Rekaman CCTV, Polres Binjai Tangkap Tiga Pelaku Curanmor
Menanggapi hal itu, Wali Kota Binjai Amir Hamzah
yang ditemui di kantornya, Selasa (19/9) mengatakan, bahwa persoalan PDAM
Tirtasari cukup kompleks dan butuh pengkajian.
Amir menerangkan, soal meteran rusak tentunya bicara
soal anggaran. Sementara, anggaran yang dibutuhkan cukup besar. Karena itu, pembelian meteran harus
dilakukan dengan pengkajian terlebih dahulu. "Soal ini masalah anggaran.
Bertahap lah dan dikaji dulu," tuturnya.
Dijelaskan Amir, bahwa kondisi PDAM Tirtasari sudah
tua. Pipa yang terpasang juga sudah 20 tahun dan semua ini berbicara soal
uang/anggaran. "Kita tidak banyak uang, makanya belum banyak perbaikan/pengadaan,"
sebutnya.
Disoal anggaran pengadaan meteran dapat menjadi
skala prioritas ketimbang perusahaan terus merugi Rp4 miliar per tahun, Amir
mengaku hal itu sudah pernah masuk dalam usulan. "Sudah ada masuk usulan dari
dirut sebelumnya. Katanya pinjam uang ke bank. Tapi sebelum mengarah ke sana,
lebih baik kita kaji dulu," kata Amir.
Baca Juga : Dua Pria di Binjai Diciduk Polisi Saat Edarkan Sabu
Selain masalah meteran dan pipa yang sudah tua, Amir
juga membeberkan persoalan karyawan yang over atau tidak sesuai dengan jumlah
pelanggan.
"Ada hitungannya itu, terkait rasio pelanggan dengan
jumlah karyawan. Satu karyawan melayani berapa pelanggan gitu, ada hitungannya.
Nah, PDAM kita ini over karyawannya," beber Amir.
Untuk masalah karyawan, sambung Amir, dirinya sudah
menyampaikan kepada pihak PDAM untuk melakukan seleksi karyawan berdasarkan
kemampuan dan kebutuhan. "Ini harus dilakukan, demi perbaikan kondisi PDAM.
Dengan baiknya perusuahaan, tentu baik
pula layanan. Sehingga baik pula pendapatannya," papar Amir.
Amir juga mengigatkan kepada pihak PDAM Tirtasari
untuk tidak merekrut karyawan baru yang mengatas namakan wali kota, wakil wali
kota, tim pemenangan wali kota, dan yang lainnya. "Itu sudah saya ingatkan
kepada PDAM," tegasnya.