bulat.co.id, TAPSEL - Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), H
Gus Irawan Pasaribu selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan
Pramuka Tapsel secara resmi melepas
Kontingen Cabang Gerakan
Pramuka Tapsel untuk mengikuti
Jambore Nasional (Jamnas) Gerakan
Pramuka XII Tahun 2026, pada 13 - 20 Agustus 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata
Pramuka (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur. Berlangsung di Lobby Kantor Bupati Tapsel, Senin (10/8/2026)
Kontingen Tapsel berjumlah 23 orang, terdiri atas 8 Pramuka Penggalang putra, 8 Pramuka Penggalang putri, 2 Pimpinan Kontingen Cabang (Pinkoncab) putra dan putri, 2 Pembina pendamping putra dan putri, serta 3 official.
H Gus Irawan pada pesan dan arahannya, mengapresiasi ke Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Tapsel, para pembina, gugus depan dan seluruh pihak yang telah mempersiapkan kontingen melalui proses seleksi dan pembinaan.
Dimana, para peserta merupakan putra-putri terbaik Tapsel, yang telah melewati proses seleksi secara ketat dan mengikuti Training Center (TC) sebagai persiapan menghadapi kegiatan berskala nasional tersebut.
"Jadikanlah kesempatan ini sebagai pembuktian bahwa anak Tapsel mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional. Tunjukkan kedisiplinan, kemandirian dan kesantunan sebagai ciri khas Pramuka Tapsel," ucapnya.
H Gus Irawan juga mengingatkan peserta agar tidak mudah menyerah dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Diharapkan para peserta terus berusaha, berdoa, menjaga kesehatan, menjaga diri, serta menjaga nama baik daerah.
Dan, Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda, terutama dalam menanamkan nilai keimanan, ketakwaan, akhlak mulia, patriotisme, kedisiplinan, ketaatan terhadap hukum serta kecintaan terhadap bangsa dan negara.
Jamnas Gerakan Pramuka XII Tahun 2026 mengusung tema "Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan" dengan motto "Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan."
Dimana, tema swasembada pangan sangat relevan dengan kondisi Tapsel sebagai daerah agraris yang memiliki potensi pertanian, perkebunan dan persawahan yang menjadi salah satu penopang perekonomian masyarakat.
"Tema swasembada pangan yang diusung pada Jamnas tahun ini sangat dekat dengan jati diri kita, masyarakat Tapsel. Kiranya adik-adik dapat membawa semangat dan kearifan lokal Tapsel ke panggung nasional, sekaligus menimba ilmu dan pengalaman baru yang dapat diterapkan nantinya untuk kemajuan daerah kita," tuturnya.
Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Tapsel, Ahmad Suaib Harianja dalam laporannya menyampaikan bahwa kontingen yang diberangkatkan merupakan hasil seleksi ke anggota Pramuka Penggalang dari gugus depan se-Kabupaten Tapsel.
Untuk memantapkan kesiapan peserta, Kwarcab Gerakan Pramuka Tapsel telah melaksanakan Training Center (TC) sebanyak 2 kali secara bermalam (in-camp) di Kantor Kwarcab Gerakan Pramuka Tapsel. TC tersebut difokuskan pada pemantapan keterampilan kepramukaan, kedisiplinan, kekompakan regu serta kesiapan mental peserta.
Dan, seluruh biaya keikutsertaan Kontingen Cabang Gerakan Pramuka Tapsel dalam Jamnas XII Tahun 2026, mulai dari proses seleksi, pembinaan atau TC, biaya kegiatan, perlengkapan, transportasi hingga akomodasi, sepenuhnya ditanggung oleh Pemkab Tapsel. Kiranya dukungan tersebut dapat menjadi motivasi bagi peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh dan membawa nama baik Tapsel.
"Giat ini menjadi ajang pertemuan besar Pramuka Penggalang dari berbagai daerah di Indonesia. Dan diarahkan untuk memperkuat persaudaraan, persatuan dan kesatuan, meningkatkan keterampilan serta kemandirian, sekaligus menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap swasembada pangan," sebutnya.