Bupati Tapsel Resmi Buka MTQ Ke-58 Tahun 2026 Tingkat Kabupaten

Teguh Adi Putra - Jumat, 22 Mei 2026 16:20 WIB
Bupati Tapsel Resmi Buka MTQ Ke-58 Tahun 2026 Tingkat Kabupaten
Suasana ketika Bupati H Gus Irawan Pasaribu resmi membuka MTQ ke-58 Tingkat Kabupaten Tapsel
bulat.co.id, TAPSEL - Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-58 Tahun 2026 resmi dibuka Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), H Gus Irawan Pasaribu, di Lapangan Bola Biru Bagusi, Desa Biru, Kecamatan Aek Bilah, Kamis (21/5/2026) malam

Giat tersebut berlangsung semarak, dan penuh nuansa religius. Ribuan warga memadati arena acara bersama 15 kafilah, dari seluruh kecamatan di Tapsel. Kehadiran kontingen lintas agama Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) dan Gereja Kristen Protestan Angkola (GKPA) turut memberi warna tersendiri, menjadi simbol kuat kerukunan dan harmoni masyarakat Tapsel.

MTQ ke-58 tahun ini mengusung tema "MTQ ke-58 sebagai Momentum Tapanuli Selatan Bangkit Menuju Generasi Qur'ani yang Unggul dan Berkarakter". Tema tersebut sebagai refleksi semangat kebangkitan daerah pascabencana sekaligus upaya membangun generasi muda yang religius dan berdaya saing.

H Gus Irawan dalam sambutannya, menyebutkan, bahwa MTQ bukan sekadar agenda seremonial tahunan, ataupun perlombaan mencari juara, tetapi menjadi sarana membumikan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan masyarakat.

"Al-Qur'an diturunkan sebagai petunjuk, dan pedoman hidup bagi umat manusia. Dimana, dengan membaca, mempelajari, mendalami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an merupakan bagian dari ibadah kepada Allah SWT," sebutnya.

H Gus Irawan mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup, dan memperkuat karakter generasi muda Tapsel di tengah tantangan zaman. Dimana, pelaksanaan MTQ di Aek Bilah memiliki makna khusus, karena tidak hanya menjadi syiar Islam, tetapi juga momentum mempererat persaudaraan dan memperkuat persatuan masyarakat.

"Momentum MTQ ini harus menjadi tonggak kebangkitan Tapsel menuju generasi Qur'ani yang unggul dan berkarakter, dalam menyongsong Indonesia Emas 2045," ujar H Gus Irawan

H Gus Irawan juga menyinggung kondisi Tapsel pasca banjir bandang dan longsor, yang terjadi pada 25 November 2025 lalu. Dari 15 kecamatan di Tapsel, hanya Kecamatan Aek Bilah yang tidak terdampak bencana besar tersebut. Pemerintah

terus bekerja keras melakukan percepatan pemulihan ekonomi dan pembangunan infrastruktur agar Tapsel bangkit lebih kuat dan pulih lebih cepat. Terungkap dampak bencana menyebabkan pertumbuhan ekonomi daerah turun drastis pada triwulan akhir 2025, dari sebelumnya berada di atas 5% menjadi sekitar 2,4%.

Untuk mendorong kebangkitan ekonomi masyarakat, Pemkab Tapsel bersama Bank Sumut meluncurkan program bantuan permodalan bagi masyarakat terdampak, termasuk kredit berbunga 0℅ hingga akhir tahun.

Selain itu, Pemkab Tapsel juga menggulirkan program "Seribu Kolam" dan gerakan "Seribu Hektare Jagung", sebagai langkah memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat, melalui sektor pertanian, peternakan dan perikanan.

"Potensi pertanian, peternakan dan perikanan di Tapsel harus kita optimalkan. Jika tidak ada modal, Bank Sumut siap membantu dengan bunga ringan bahkan nol persen," tuturnya.

H Gus Irawan juga menyoroti kondisi jalan provinsi koridor Sipirok - Arse - Aek Bilah yang rusak parah. Dan masih memperjuangkan pembangunan jalan tersebut ke Pemprovsu. H Gus mengungkapkan sengaja mengajak Gubsu melintasi jalur tersebut saat peresmian Jembatan Aek Sipange pada 5 Maret 2026 lalu agar melihat langsung kondisi jalan menuju Aek Bilah.

"Saya sengaja menggiring Pak Gubernur lewat jalan itu, supaya beliau melihat dan merasakan langsung bagaimana kondisi jalan menuju Aek Bilah," ungkap H Gus Irawan.

Sambutan Ketua DPRD Tapsel yang disampaikan Anggota DPRD, Muhammad Rawi Ritonga menyampaikan, bahwa pelaksanaan MTQ di Aek Bilah menjadi sejarah baru, karena digelar di salah satu kecamatan terjauh di Tapsel.

Dimana, keputusan menjadikan Aek Bilah sebagai tuan rumah menunjukkan pemerataan perhatian pembangunan dari Pemkab Tapsel.

"MTQ ke-58 ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, karena digelar di kecamatan yang jauh. Ini menjadi semangat baru dan bukti perhatian pemerintah terhadap masyarakat Aek Bilah, kiranya pembangunan jalan provinsi menuju Aek Bilah dapat segera direalisasikan agar akses masyarakat semakin baik," sebutnya.

Sementara Tokoh Pembangunan Sumut, H Syahrul M Pasaribu, dalam sambutannya mengaku bangga karena untuk pertama kalinya, Kecamatan Aek Bilah dipercaya menjadi tuan rumah MTQ tingkat kabupaten.

Menurutnya pelaksanaan MTQ di wilayah terpencil menjadi bukti nyata pemerataan pembangunan yang dilakukan pemerintah daerah tanpa membedakan wilayah.

"Kiranya status jalan provinsi ini menjadi perhatian serius sehingga akses menuju Aek Bilah semakin baik dan konektivitas antarwilayah semakin lancar," harap H Syahrul.

Sementara Camat Aek Bilah Mangara Tambunan, dalam sambutan selamat datang, menyampaikan rasa bangga dan syukur atas kepercayaan yang diberikan kepada Kecamatan Aek Bilah sebagai tuan rumah MTQ ke-58. Dan, MTQ bukan sekadar perlombaan, tetapi momentum menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur'an, serta memperkuat syiar Islam di Tapsel, khususnya di Kecamatan Aek Bilah.

"Terimakasih atas kepercayaan kami sebagai tuan rumah dan selamat datang kepada Bapak Bupati beserta rombongan dan seluruh kafilah dari 15 kecamatan. Ini menjadi kebanggaan besar bagi masyarakat Aek Bilah," ucap Mangara.

Giat tersebut berlangsung meriah, diawali pawai ta'aruf sore harinya, pertunjukan tari konfigurasi siswa/i SD Tolang, Nuansa persaudaraan tampak kuat saat kontingen dari masyarakat, termasuk umat Kristiani, turut ambil bagian dalam memeriahkan kegiatan tersebut, dan giat ditutup dengan pertunjukan kembang api.

Turut hadir, Wakil Bupati Tapsel, H Jafar Syahbuddin Ritonga, Ketua TP PKK Tapsel Ny Murni Gus Irawan Pasaribu, Staf Ahli PKK Tapsel Ny Zakia Jafar Syahbuddin Ritonga, Sekdakab H Sofyan Adil Siregar, Ketua Darma Wanita Persatuan Tapsel Ny Ira Sofyan Adil Siregar, Forkopimda Tapsel, perwakilan Kapolres, Kajari, Dandim 0212/TS, para Asisten, Staf Ahli, Pimpinan OPD, para Camat se-Tapsel, tokoh agama, tokoh masyarakat, Pimpinan Perusahaan, Pimpinan Bank Sumut, Kades, dan ribuan masyarakat seputaran Tapsel. (SG)

Penulis
: Suhut Gultom
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru