Gunung Rinjani Kembali Terbakar, Api Melalap Puluhan Hektare Kawasan TNGR

Rahman - Sabtu, 08 Agustus 2026 12:33 WIB
Gunung Rinjani Kembali Terbakar, Api Melalap Puluhan Hektare Kawasan TNGR
Istimewa
Savana Propok kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani , terbakar Swkas (2/6/2026) upaya pemadaman masih dilakukan dan akan dilanjutkan Rabu ( 3/6/2026).(Dok. BTNGR)
bulat.co.id - Lombok Timur | Kebakaran kembali melanda kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Jumat (7/8). Api membakar area yang berada di sekitar perbatasan kawasan TNGR dengan lahan milik masyarakat.


Kepala Subbagian Tata Usaha TNGR, Astekita Ardiaristo, menjelaskan kebakaran mulai terjadi pada Jumat sore. Informasi mengenai munculnya api pertama kali diterima pihak TNGR dari masyarakat yang berada di sekitar lokasi.


Laporan tersebut diterima sekitar pukul 16.48 WITA. Titik panas terdeteksi di wilayah perbatasan antara kawasan inti TNGR dan kebun masyarakat di Maletan, mengarah ke Bukit Tiga.


Kebakaran diperkirakan menghanguskan sekitar 30 hektare kawasan TNGR. Untuk mengatasi api, tim gabungan langsung diterjunkan ke lokasi.


Petugas menemukan tiga titik api yang masih aktif saat melakukan penanganan. Proses pemadaman dilakukan menggunakan sejumlah peralatan, di antaranya pompa air, racun api, dan parang.


Upaya pemadaman berlangsung hingga Sabtu (8/8) dini hari. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 01.30 WITA.


Proses penanganan di lapangan sempat menghadapi kendala akibat kondisi kawasan yang dipenuhi semak belukar. Vegetasi tersebut membuat api lebih cepat menjalar dan menyulitkan petugas dalam melakukan pemadaman.


Setelah proses pemadaman selesai, tim memastikan tidak terdapat lagi titik api yang masih aktif di kawasan tersebut. Petugas juga dijadwalkan kembali ke lokasi pada Sabtu pagi untuk melakukan mopping up atau penyisiran guna memastikan seluruh bara dan potensi titik api telah benar-benar padam.


Hingga saat ini, pihak TNGR belum dapat memastikan penyebab kebakaran. Penyebabnya masih didalami untuk menentukan apakah kebakaran dipicu oleh aktivitas manusia atau faktor alam.

Penulis
: Redaksi
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru