Gus Yahya mengatakan, saat ini NU sedang melakAsanakan
program organisasi gerakan kemaslahat keluarga. Artinya, pengurus Nadlatul
Ulama hingga jajaran tingkat desa mampu memperhatikan apa yang dibutuhkan
masyarakat.
"Kebutuhan itulah yang harus diwujudkan melalui
NU," ujar Gus Yahya, seraya mengajak warga nahdliyin untuk mendukung
Presiden Jokowi hingga masa akhir jabatannya.
Hadir dalam acara itu, Sekjen PBNU Saifullah Yusuf, Tokoh NU
Nasional yang juga Menteri BUMN Erik Tohir, Kapoldasu Panca Simanjuntak,Pangdam
I/ BB, Ketua MUI Sumut H Maratua Simanjutak, Bupati DS, Bupati Madina, Wakil
Bupati Sergai, Bupati Tapsel, dan jajaran lainnya.
Tokoh Nasional NU Erik Tohir, pada kesempatan itu
mengatakan, tidak ada islam maka tidak ada Indonesia. Jika Islam dimajukan maka
Indonesia akan maju.
Menurut Erik, Islam telah membawa keberkahan untuk bansa
ini. Sudah seharusnya umat Islam menghadirkan solusi berbagai persoalan yang
dihadapi bangssa.
"Satu abad NU penting sebagai landasan kemajuan
Nahdlatul Ulama untuk lebih maju lagi ke depan," kata Erik.
Ketua PWNU Sumut KH Marahalim Harahap, menyampaikan
terimakasih kepada Ketua PBNU atas dukungan diselenggarakannya tasyakuran 1
Abad dan menuju Abad kedua Nahdlatul Ulama.
Marahalim mengajak kepada para juriyat untuk bersama-sama
berkhidnat di NU yang sudah memasuki abad kedua.
"Jangan takut untuk membuat program kerja dan jangan
takut bermimpi," ujar Narahalim seraya menyampaikan terimakasih kepada
Erik Tohir yang turut mensukseskan kegiatan ini.
Ketua Panitia Tasyakuran 1 Abad NU dan Silaturahmi Akbar
warga dan kader NU, Musa Rajekshah, menyampaikan laporan berbagai kegiatan yang
digelar dalam rangkaian kegiatan ini.
Diantaranya ziarah kubro ke makam para aulia,ulama dan tokoh
NU di Sumatera Utara, seminar nasional, lomba hadrah, dan lainnya.
Mudir Ponpes Mustafawiah KH Mustafa Bakri Nasution, saat
menyampaikan ucapan selamat datang mengatakan, berharap di bawah kepemimpinan
Gus Yahya NU semakin jaya. Juga kepada Erik Tohir untuk tetap berkhidmat
bersama NU.
Ucapan terimakasih kepada Wagubsu Musa Rajekshah yang sudah
seperti saudara kandung di NU, dan sumbangsihnya terhadap Ponpes Mustafawiyah.