bulat.co.id -
Langsa | Korps Sukarela Palang Merah Indonesia Unit Universitas Samudra (KSR-PMI Unit
Unsam) menggelar Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Angkatan XV di Markas PMI Kota
Langsa, Senin (28/9/26).
Kegiatan yang berlangsung pada Senin (28/9) hingga Jumat (2/10) tersebut dibuka di Aula Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Samudra dan diikuti oleh 10 orang peserta.
Kegiatan ini mengusung tema "Membentuk Relawan Muda dalam Satu Langkah, Satu Jiwa, dan Satu Semangat Kemanusiaan Berdasarkan 7 Prinsip Dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional".
Komandan KSR-PMI Unit
Unsam Fajar Rasuna Said, mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam proses pembentukan anggota KSR yang memiliki kemampuan dan kesiapsiagaan dalam menjalankan tugas kemanusiaan.
"Tujuan dari Diklatsar ini adalah untuk membentuk relawan-relawan muda yang baru, yang bukan hanya siap untuk diturunkan pada kondisi darurat, namun juga memiliki keahlian, kemahiran dan keterampilan dalam melakukan aksi Kemanusiaan", ungkap Fajar, Jumat, (2/10).

Selama pelaksanaan Diklatsar, peserta mendapatkan berbagai materi dan pelatihan, di antaranya sejarah kepalangmerahan, pertolongan pertama, manajemen bencana, kepemimpinan, program berbasis masyarakat, dan lainnya.
Selain pembelajaran teori, peserta juga mengikuti kegiatan praktik dan simulasi untuk menguji kemampuan yang telah diberikan selama pelatihan.
Fajar juga menyampaikan bahwa Diklatsar tidak hanya diarahkan untuk membentuk anggota yang memiliki keterampilan teknis, tetapi juga membangun karakter relawan yang disiplin, tanggap, bertanggung jawab, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.
"Harapan saya, semoga apa yang mereka pelajari selama Diklatsar ini dapat bermanfaat untuk diri sendiri dan menjadi bekal untuk melakukan aksi-aksi kemanusiaan, sehingga selesai dari sini mereka bukan lagi orang yang memahami Kemanusiaan sebagai suatu kata, melainkan dapat menerapkannya dalam dan kehidupan sehari-hari," ujarnya.

Sementara itu, Ketua PMI Kota
Langsa Ngatiman diwakili oleh Sekretaris PMI Kota
Langsa Putra Zulfirman mengapresiasi pelaksanaan Diklatsar tersebut. Menurutnya, relawan KSR memiliki peran penting dalam mendukung kegiatan kemanusiaan dan kebencanaan di lingkungan kampus maupun masyarakat.
"KSR merupakan ujung tombak PMI untuk membantu masyarakat ketika terjadi bencana. Disamping, tim pendukung yakni TSR sesuai keahlian dan profesionalitasnya", jelasnya pada Senin (28/9).
Di sisi lain, Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Samudra, Zulfan, SH, MSi, MH, berharap kegiatan ini dapat melahirkan relawan-relawan muda UNSAM yang tanggap, profesional, dan siap berkontribusi bagi masyarakat
"Pelaksanaan Diklatsar KSR-PMI Unit Universitas Samudra merupakan langkah positif dalam membentuk mahasiswa yang memiliki kepedulian sosial, jiwa kemanusiaan, kedisiplinan, serta keterampilan dalam membantu sesama", ungkap Zulfan, Jumat (2/10).
Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan mampu menerapkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama Diklatsar serta siap berkontribusi dalam kegiatan kemanusiaan, baik di lingkungan Universitas Samudra maupun di tengah masyarakat.