Pintu Masuk Obyek Wisata Pantai Widuri Terlihat Kumuh, Banyak Berserakan Material Para Pedagang

Andy Liany - Senin, 22 Juli 2024 08:30 WIB
Pintu Masuk Obyek Wisata Pantai Widuri Terlihat Kumuh, Banyak Berserakan Material Para Pedagang
bulat.co.id/ragil surono
Pintu Masuk Obyek Wisata Pantai Widuri Terlihat Kumuh Banyak Berserakan Material Para Pedagang
bulat.co.id - Tumpukan gerobak, meja kursi serta tenda para pedagang yang sudah tidak terpakai di depan pintu masuk obyek wisata Pantai Widuri mengganggu pemandangan.

Para pengunjung destinasi wisata kebanggaan Pemkab Pemalang ini merasa terganggu dengan kondisi seperti ini.

Vera (30) seorang pengunjung dari Pekalongan, ketika dikonfirmasi di lokasi pintu masuk obyek wisata Pantai Widuri ini, mengaku jika pemandangan terkesan jorok.

Menurut Vera, banyaknya tumpukan material dari para pedagang ini mengganngu pemandangan.

Belum lagi ketika melangkah beberapa ratus meter arah pantai, berserakan sampah menyambut kedatangan para pelancong wisata pantai.

"Mestinya dibersihkan tumpukan seperti meja kursi dan gerobak dari pedagang. Kan ini pintu masuk obyek wisata, kesannya seperti gudang di depan pintu, jadi mengganggu pemandangan pengunjung," keluhnya pada Minggu (21/7/24).

Sementara itu, ketika dikonfirmasi terkait permalasahan tumpukan material pedagang ini, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Kabupaten Pemalang, Ahmadi, mengatakan dengan singkat jika akan disampaikan kepada Kadis Pariwisata.

"Ya nanti saya sampaikan kadis Pariwisata," katanya singkat.

Program Widuri Ngangeni yang digencarkan oleh Bupati Pemalang, Mansur Hidayat, menjelang pemilihan Kepala daerah pada November nanti, rupanya masih banyak perlu pembenahan di sana-sini.


Pintu masuk obyek wisata Pantai Widuri, yang menjadi andalan Pemerintah Kabupaten Pemalang, terlihat berserakan dengan tumpukan material pedagang.

Beberapa ratus meter arah ke utara menuju pantai, terdapat banyak tumpukan sampah.

Di mana tempat tersebut merupakan jalan utama menuju obyek wisata religi makam Syekh Samsudin.

Ribuan orang dari penjuru kota, setiap bulannya mendatangi tempat tersebut.

Diharapkan tumpukan sampah dan material pedagang bisa dibersihkan, sehingga akan memantik lebih banyak pengunjung obyek wisata Pantai Widuri dan Obyek wisata religi tersebut.

Penulis
: Ragil Surono
Editor
: Andy Liany
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru