Aksi tersebut dimulai dengan membakar sebuah ban mobil bekas, belum sempat menyampaikan orasi dan tuntutannya, Aparat langsung bergerak menendang ban yang telah terbakar. Tindakan provokasi ini kemudian yang menjadi awal mula aksi saling dorong-mendorong hingga berakhir ricuh.
Akibat kericuhan tersebut Sejumlah massa aksi unjuk rasa mengalami luka akibat bentrok. Beberapa korban yang mengalami luka bahkan dilarikan ke RSUD Sultan Daeng Radja guna mendapatkan penanganan medis.
Bahkan, salah seorang jurnalis MNC Media mengalami intimidasi dan penganiyaan yang diduga dilakukan oleh oknum kepolisian.
(Erwin)