bulat.co.id| Aceh Tamiang - Sejumlah mahasiswa KKN Universitas
Samudra dan Universitas Negeri Yogyakarta melaksanakan kegiatan pengabdian
masyarakat di Desa Marlempang, Kecamatan Bendahara
Aceh Tamiang fokus pada bidang Pendidikan. Sabtu,
31 Januari 2026)
Kegiatan yang telah dilaksanakan selama
sebulan penuh terhitung sejak 10 Januari 2026 ini merupakan bentuk upaya untuk mengembalikan semangat, minat
belajar dan menguatkan mental anak-anak Desa Marlempang pasca bencana banjir. Melalui
Program pembersihan fasilitas umum khususnya Sekolah, Program mengajar, dan
Pendampingan Psikososial, mahasiswa KKN memberikan kontribusi langsung untuk
mendukung pencapaian SDGs-4 terkait Pendidikan Berkualitas.
Bagi mahasiswa KKN, kegiatan mengajar di sekolah setiap hari bukan sekadar untuk memenuhi program kerja yang ditugaskan universitas, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian terhadap hak anak di bidang Pendidikan. Keterbatasan sarana dan prasarana di sekolah maupun desa tidak menjadi penghalang bagi mahasiswa KKN untuk tetap berkontribusi dalam pelaksanaan program pendidikan.

Ucapan terima kasih disampaikan oleh salah satu pengajar yang mengajar di SD Desa Marlempang, "kami berterimakasih kepada mahasiswa KKN karena telah memulihkan trauma anak-anak kami terhadap banjir, tak hanya itu saya berpesan kepada mahasiswa KKN khususnya yang berasal dari Jogja untuk membawa dan mengimplementasikan hal-hal baik yang didapatkan dari sini (Aceh) serta meninggalkan hal-hal yang tidak baik" ujar Hendra.
Pengajaran yang diberikan oleh mahasiswa
KKN tidak hanya dilakukan di sekolah, tetapi juga di posko tempat mahasiswa KKN
tinggal dan di rumah ngaji yang berada di dusun 5 Desa Marlempang.
Bentuk nyata salah satu program kerja
yang memberikan dampak positif bagi anak-anak di Desa Marlempang diwujudkan
melalui pelaksanaan lomba Islamic Festival yang di adakan oleh mahasiswa
KKN yang terdiri atas beberapa kategori lomba seperti lomba Adzan, Pidato,
Mewarnai Kaligrafi, Hafalan Surah dan Lomba Cerdas Cermat Agama, yang mendapat
respon positif serta antusias tinggi dari Masyarakat, khususnya peserta lomba
yang berjumlah ±100 anak-anak Desa Marlempang. Acara Islamic Festival turut
dihadiri oleh Datok Penghulu Desa Marlempang, bersama Imam Desa, Imam Dusun,
serta para guru mengaji Desa Marlempang.

Rudianto selaku Datok Penghulu dalam
sambutannya menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas pelaksanaan
kegiatan Islamic Festival, serta berharap anak-anak dapat terus mencapai
prestasi yang nantinya bermanfaat bagi Desa Marlempang.
Pelaksanaan program kerja yang berhasil
dilakukan oleh mahasiswa KKN mampu mengembalikan keceriaan, kebahagiaan, dan
sejenak mengurangi trauma yang dialami anak-anak desa Marlempang saat banjir.
Mahasiswa KKN hadir bukan hanya sekadar memberikan bantuan, namun juga untuk
saling mengulurkan dan menjabat tangan agar masyarakat, anak-anak dan pihak
lainnya mengerti bahwasanya banjir yang telah melanda mereka bukanlah akhir
dari perjuangan, melainkan pembuktikan kita dapat bangkit bersama.